Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Oktober 2011

Memahami Hacker Bekerja


Secara umum cara kerja hacker melalui tahapan-tahapan sebagai berikut :
1.       Tahap mencari tahu system komputer sasaran.
2.       Tahap penyusupan
3.       Tahap penjelajahan
4.       Tahap keluar dan menghilangkan jejak.

Tahapan tahapan tersebut dalam mengetahui pola hacking dapat disebut dengan Step of Hacking. Hacking adalah sesuatu proses yang memungkinkan untuk memanipulasi suatu system, teknologi atau program. Suatu aktifitas yang bias digolongkan sebagai program hacking adalah ketka seorang mampu memanfaatkan kelembahan pada program tersebut yang dengan sengaja dan sadar dilakukan sehingga program tersebut berjalan dengan sesuai dengan kemauan orang tersebut dan bukan berdasarkan proses seharusnya.

Cara kerja hacking dapat dilihat pada anatomy of hack yang sering digunakan oleh hackers dalam dunia underground maupun IT audit security. Langkah langkah hacking atau step of hacking tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Footprinting
  • Mencari informasi mengenai target yang akan di hack sampai ke detail-detailnya, dapat berupa alamt range, port, os, aplikasi dll

  1. Scaning
  • Assessment langsung dilakukan ke target yang telah ditentukan dengan yaitu mencari tahu (mengidentifikasikan) service yang digunakan atau port-port yang terbuka
  1. Enumeration
  • Langkah ingin mencari tahu mengenai user account yang ada dengan mempergunakan services yang telah diketahui pada langkah scaning
  1. Escalating privilege
  • Jika si penyerang telah mendapatkan hak akses level user saja, maka pada tahap ini harus mencoba untuk mendapatkan hak akses yang lebih tinggi, khususnya akses dalam suatu system.
  1. Pilfering
  • Pengumpulan informasi tetap berjalan sampai dengan tahap ini, dimana informasi yang dicari lebih spesifik lagi, seperti listing password dan registry

  1. Covering Track
  •  Setelah tahapap mendaptakan informasi yang lengkap dari target, maka mulailah  menghapus jejak penyerang.
  1. Creating backdoors
  • Segala sesuatu yang ditinggalkan oleh penyerang di mesin target, seperti meninggalakan Trojan, keyboard logeger atau program lain yang dapat menjembatani transfer informasi dari mesin target ke penyerang.
  1. Denial of Service (DoS)
  • Langkah ini dilakukan apabila penyerang tidak mampu mendapatkan lebih banyak lagi hak akses, sehingga penyerang mencoba untuk mendisible target yang ada (target dibuat tidak berfungsi lagi / hung)

Sabtu, 15 Oktober 2011

KEAMANAN KOMPUTER PART2


1. Aspek Keamanan Komputer :
Menurut Garfinkel [Simson Garfinkel, “PGP: Pretty Good Privacy,” O’Reilly & Associ-ates, Inc., 1995. ]

Privacy / Confidentiality 
  • Defenisi : menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
  • Privacy  : lebih kearah data-data yang sifatnya privat , Contoh : e-mail seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator.
  •  Confidentiality : berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
  •  Contoh  : data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan penyebarannya.
  •  Bentuk Serangan : usaha penyadapan (dengan program sniffer).
  • Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah dengan menggunakan teknologi kriptografi.


Integrity
  •  Defenisi : informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.
  •  Contoh : e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
  • Bentuk serangan : Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.

Authentication
  • Defenisi : metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud.
  •  Dukungan :
    • Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking(untuk menjaga “intellectual property”, yaitu dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan “tanda tangan” pembuat ) dan digital signature.
    • Access control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang), dan sejenisnya.


Availability
  • Defenisi : berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
  • Contoh hambatan :
    •  “denial of service attack” (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan (biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang, crash.
    •  mailbomb, dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail) dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya atau kesulitan mengakses e-mailnya.


Access Control

  • Defenisi :  cara pengaturan akses kepada informasi.  berhubungan dengan masalah authentication dan juga privacy
  • Metode : menggunakan kombinasi userid/password atau dengan  menggunakan mekanisme lain.


Non-repudiation
  • Defenisi : Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan sebuah transaksi. Dukungan bagi  electronic commerce.

2. Model Serangan

Menurut W. Stallings [William Stallings, “Network and Internetwork Security,” Prentice
Hall, 1995.] serangan (attack) terdiri dari :
  • Interruption: Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia. Serangan ditujukan kepada ketersediaan (availability) dari sistem. Contoh serangan adalah “denial of service attack”.
  • Interception: Pihak yang tidak berwenang berhasil mengakses asset atau informasi. Contoh dari serangan ini adalah penyadapan (wiretapping).
  • Fabrication: Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contoh dari serangan jenis ini adalah memasukkan pesan-pesan palsu seperti e-mail palsu ke dalam jaringan komputer.
  • Modification: Pihak yang tidak berwenang tidak saja berhasil mengakses, akan tetapi dapat juga mengubah (tamper) aset. Contoh dari serangan ini antara lain adalah mengubah isi dari web site dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik web site.



Jumat, 14 Oktober 2011

KEAMANAN KOMPUTER PART1



Menurut David Icove [John D. Howard, “An Analysis Of Security Incidents On The Internet 1989 - 1995,” PhD thesis, Engineering and Public Policy, Carnegie Mellon University, 1997.] berdasarkan lubang keamanan, keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu:
  1. Keamanan yang bersifat fisik (physical security): termasuk akses orang ke gedung, peralatan, dan media yang digunakan. Contoh :
    • Wiretapping atau hal-hal yang ber-hubungan dengan akses ke kabel atau komputer yang digunakan juga dapat dimasukkan ke dalam kelas ini.
    • Denial of service, dilakukan misalnya dengan mematikan peralatan atau membanjiri saluran komunikasi dengan pesan-pesan (yang dapat berisi apa saja karena yang diuta-makan adalah banyaknya jumlah pesan).
    • Syn Flood Attack, dimana sistem (host) yang dituju dibanjiri oleh permintaan sehingga dia menjadi ter-lalu sibuk dan bahkan dapat berakibat macetnya sistem (hang).

  1. Keamanan yang berhubungan dengan orang (personel), Contoh :
·         Identifikasi user (username dan password)
·         Profil resiko dari orang yang mempunyai akses (pemakai dan pengelola).

  1. Keamanan dari data dan media serta teknik komunikasi (communications).

  1. Keamanan dalam operasi: Adanya prosedur yang digunakan untuk mengatur dan mengelola sistem keamanan, dan juga ter-masuk prosedur setelah serangan (post attack recovery).


Karakteristik Penyusup :
  1. The Curious (Si Ingin Tahu) - tipe penyusup ini pada dasarnya tertarik menemukan jenis sistem dan data yang anda miliki.
  2. The Malicious (Si Perusak) - tipe penyusup ini berusaha untuk merusak sistem anda, atau merubah web page anda, atau sebaliknya membuat waktu dan uang anda kembali pulih.
  3. The High-Profile Intruder (Si Profil Tinggi) - tipe penyusup ini berusaha menggunakan sistem anda untuk memperoleh popularitas dan ketenaran. Dia mungkin menggunakan sistem profil tinggi anda untuk mengiklankan kemampuannya.
  4. The Competition (Si Pesaing) - tipe penyusup ini tertarik pada data yang anda miliki dalam sistem anda. Ia mungkin seseorang yang beranggapan bahwa anda memiliki sesuatu yang dapat menguntungkannya secara keuangan atau sebaliknya. 

Istilah bagi penyusup :
  1. Mundane ; tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
  2. Lamer (script kiddies) ; mencoba script2 yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
  3. Wannabe ; paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION.
  4. Larva (newbie) ; hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
  5. Hacker ; aktivitas hacking sebagai profesi.
  6. Wizard ; hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
  7. Guru ; master of the master hacker, lebih mengarah ke penciptaan tools-tools yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.



Selasa, 11 Oktober 2011

10 Universitas Terbaik Didunia

1. Harvard University, United States 
Universitas Harvard dinilai sebagai universitas nomor satu di Peringkat Universitas Dunia 2009. Harvard adalah institusi Amerika tertua pendidikan tinggi, yang didirikan 140 tahun sebelum Deklarasi Kemerdekaan ditandatangani. Universitas telah berkembang dari sembilan siswa dengan master tunggal untuk Masuk lebih dari 18.000 kandidat derajat, termasuk mahasiswa dan siswa di 10 unit akademik utama. Sebuah tambahan 13.000 siswa yang terdaftar dalam program satu atau lebih di Harvard Extension School. Lebih dari 14.000 orang bekerja di Harvard, termasuk lebih dari 2.000 fakultas. Ada juga janji fakultas 7.000 mengajar di rumah sakit afiliasi.


2. University of Cambridge, United Kingdom
Universitas Cambridge dinilai yang terbaik kedua di Peringkat Universitas Dunia 2009. Universitas Cambridge adalah salah satu universitas tertua di dunia dan salah satu yang terbesar di Inggris. Reputasinya untuk prestasi akademis yang luar biasa dikenal di seluruh dunia dan mencerminkan pencapaian intelektual mahasiswa, serta penelitian asli kelas dunia yang dilakukan oleh staf Universitas dan Sekolah Tinggi. Reputasinya didukung oleh Quality Assurance Agency dan oleh peninjau eksternal lain belajar dan mengajar, seperti Penguji Eksternal. Standar-standar yang tinggi adalah hasil dari kedua kesempatan belajar yang ditawarkan di Cambridge dan sumber daya yang luas, termasuk perpustakaan, museum dan koleksi lainnya. Pengajaran terdiri tidak hanya dari kuliah, seminar dan kelas praktis dipimpin oleh orang-orang yang ahli di bidang dunia mereka, tetapi juga mengajar lebih personal diatur melalui Colleges. Banyak peluang bagi siswa untuk berinteraksi dengan ulama dari semua tingkatan, baik secara formal dan informal.


3. Yale University, United States
Universitas Yale dinilai sebagai universitas terbaik ketiga di Dunia Peringkat Universitas 2009. Yale University adalah salah satu sekolah yang paling terkenal di Amerika Serikat, dengan sejarah panjang layanan dan daftar alumni yang berbunyi seperti "Who's Who" dari orang-orang sukses. Universitas Yale adalah pemenuhan visi Eropa kebebasan intelektual yang bertujuan melayani masyarakat dan negara. Ini telah memperjuangkan sepanjang sejarah dan selamat dari bencana yang paling merusak seperti Revolusi Amerika. Sejak itu, universitas telah terus tumbuh dan berkembang menjadi pusat pendidikan berkualitas tinggi yang diakui oleh masyarakat global. Universitas ini dianggap sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi tertua di Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan pada 1701 dan merupakan anggota kebanggaan Liga Ivy yang bergengsi.


4. UCL (University College London)
UCL (University College London) peringkat universitas terbaik keempat di Peringkat Universitas Dunia 2009. UCL adalah universitas multidisiplin dengan reputasi internasional untuk kualitas penelitian dan pengajaran di seluruh spektrum akademik, dengan mata pelajaran mencakup ilmu-ilmu, seni, ilmu sosial dan biomedis. Pada tahun 2008 Research Assessment Exercise (RAE) UCL dinilai universitas penelitian terbaik di London, dan ketiga di Inggris secara keseluruhan, untuk jumlah pengiriman yang yang dianggap kualitas terdepan di dunia. Universitas ini terletak di sebuah situs kompak di jantung kota London dan dikelilingi oleh konsentrasi terbesar perpustakaan, museum, arsip, lembaga budaya dan badan-badan profesional di Eropa.


5. Imperial College London
Imperial College London, peringkat universitas terbaik kelima di dunia untuk 2009. Imperial College London adalah beasiswa universitas kelas dunia, pendidikan dan penelitian di bidang ilmu pengetahuan, teknik dan kedokteran, khususnya berkaitan dengan aplikasi mereka di industri, perdagangan dan kesehatan. College ini memiliki lebih dari 3.000 staf akademik dan penelitian dan hampir 14.000 siswa dari lebih 120 negara yang berbeda.






6. University of OXFORD, United Kingdom
Universitas Oxford adalah perguruan tinggi tertua berbahasa Inggris yang berlokasi di kota Oxford, Inggris.[4] Sejarah universitas ini dapat ditelusuri paling tidak mulai akhir abad ke-11, walaupun tanggal tepat pendiriannya tetap tak jelas. Menurut legenda, setelah pecahnya kerusuhan antara mahasiswa dan penduduk kota pada tahun 1209, beberapa akademisi Oxford melarikan diri ke timur laut, ke kota Cambridge, dan mendirikan Universitas Cambridge. Kedua universitas ini sejak itu telah saling bersaing satu sama lain, dan merupakan perguruan tinggi paling selektif di Britania Raya.


7. University of Chicago, United States
The University of Chicago atau Universitas Chicago (biasanya disebut sebagai Chicago atau UChicago) adalah sebuah universitas swasta, yang fokus pada penelitian coeducational dan terletak di Chicago, Illinois, Amerika Serikat. Universitas Chicago didirikan oleh pengusaha minyak dermawan bernama John D. Rockefeller pada tahun 1890; William Rainey Harper menjadi presiden atau rektor pertama pada tahun 1891 dan kelas-kelas pertama diadakan pada tahun 1892.




8. Princeton University, United States
Universitas Princeton, terletak di Princeton, New Jersey, adalah institusi pendidikan tinggi tertua keempat di Amerika Serikat. Salah satu universitas terkemuka di negara tersebut, Princeton memiliki bidang arsitektur, teknik, dan urusan internasional dan publik baik prasarjana maupun sarjana yang terkenal. Riset dijalankan di banyak bidang, termasuk fisika plasma dan propulsi jet. Universitas ini berhubungan dengan Brookhaven National Laboratories.
Perpustakaan Harvey S. Firestone Library (dibuka 1948) dan museum seni menyimpan koleksi yang luar biasa. Dia didirikan sebagai College of New Jersey pada 1746, dan awalnya terletak di Elizabeth, New Jersey. Sekolah ini kemudian pindah ke Princeton pada 1756, masih dengan nama awalnya. Namanya kemudian resmi diganti "Princeton University" pada 1896.


9. Massachusetts Institute of Technology (MIT), United States
MIT merupakan pemimpin dalam sains dan teknologi, dan juga banyak bidang lainnya, termasuk manajemen, ekonomi, linguistik, ilmu politik, dan filosofi. Departemen dan sekolah yang paling terkenal adalah Lincoln Laboratory, Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory, Media Lab, Whitehead Institute dan Sloan School of Management. 59 dari anggota sekarang atau dahulu dari komunitas MIT telah memenangkan Penghargaan Nobel.



10. California Institute of Technology (Caltech)
Universitas ini merupakan salah satu universitas paling terkemuka dalam riset. Caltech mempertahankan penekanan kuat dalam ilmu alam dan teknik. Caltech memiliki dan mengoperasikan kompleks penerbangan luar angkasa "autonomous" yang memimpin di dunia dikenal dengan Jet Propulsion Laboratory. JPS mengamati desain dan operasi dari banyak penjajakan luar angkasa NASA; tidak seperti "National Laboratories" (Laboratorium Nasional AS) dan Pusat Luar Angkasa NASA lainnya, fasilitas JPS hanya dalam kontrak ke pemerintah.
[hermawayne.blogspot.com]

Sabtu, 08 Oktober 2011

KRIPTOVIROLOGI


 4.1 Kriptografi
 4.1.1 Sejarah kriptografi
Kriptografi atau yang sering dikenal dengan sebutan ilmu penyandian data, adalah suatu bidang ilmu dan seni (art and science) yang bertujuan untuk menjaga kerahasiaan suatu pesan yang berupa data data dari akses oleh orangorang atau pihak-pihak lain yang tidak berhak sehingga tidak menimbulkan kerugian. Bidang ilmu Kriptografiini semulahanya populer dibidang militer dan bidang intelijen untuk menyandikan pesan-pesan panglima perang kepada pasukan yang berada digaris depan, akan tetapi seiring dengan semakin berkembangnya teknologi utamanya teknologi informasi dan semakin padatnya lalu lintas informasi yang terjaidi tentu saja semakin menuntut adanya suatu komunikasi data yang aman , bidang ilmu ini menjadi semakin penting. Sekarang bidang ilmu ini menjadi salah satu isu suatu topik riset yang tidak habis-habisnya diteliti engan melibatkan banyak peneliti.
Ilmu Kriptografi sebenarnya sudah mulai dipelajari manusia sejak tahun 400 SM, yaitu pada zaman Yunani kuno. Dari catatan bahwa “Penyandian Transposisi” merupakan sistem kriptografi pertama yang digunakan atau dimanfaatkan. Bidang ilmu ini terus berkembang seiring dengan kemajuan peradaban manusia, dan memegang peranan penting dalam strategi peperangan yang terjadi dalam sejarah manusia, mulai dari sistem kriptografi “Caesar Chiper” ang terkenal pada zaman Romawi kuno, “Playfair Cipher” yang digunakan Inggris dan “ADFVGX Cipher” yang digunakan Jerman pada Perang Dunia I hingga algoritma-algoritma kriptografi rotor yang populer pada Perang Dunia II , seperti Sigaba / M-134 (Amerika Serikat), Typex ( Inggris ), Purple (Jepang), dan mesin kriptografi legendaris Enigma (Jermn).

4.1.2 Tujuan Kriptografi
Dalam teknologi informasi, telah dan sedang dikembangkan cara untuk menangkal berbagai bentuk serangan semacam penyadapan dan pengubahan data yang dikirimkan. Salah satu cara yang ditempuh mengatasi masalah ini ialah dengan menggunakan kriptografi yang menggunakan transformasi data sehungga data yang dihasilkan tidak dapat dimengerti oleh pihak yang tidak berhak mengakses. Transformasi ini memberikan solusi pada dua macam masalah keamanan data, yaitu masalah privasi (privacy) dan keotentikan (authenticatioan). Privaci mengandung arti bahwa data yang dikirimkan hanya dapat dimengerti informasinya oleh penerima yang sah atau berhak. Sedangkan keotentikan mencegah pihak ketiga untuk mengirimkan data yang salah atau mengubah data yang dikirimkan.

4.2 Kriptovirus 
Dalam sistem keamanan komputer, suatu cryptovirus digambarkan sebagai suatu virus komputer yang berisi dan menggunakan suatu kunci publik. Pada umumnya orang banyak/masyarakat mengetahui kunci kepunyaan pengarang virus, meskipun ada juga kemungkinan yang lain. Sebagai contoh, suatu virus atau worm menghasilkan dan menggunakan kunci sendiri memasangkan pada run-time [YY96A,YO03]. Cryptoviruses juga menggunakan rahasia yang dishare untuk menyembunyikan informasi dan komunikasi dengan pembacaan pos-pos dari boards buletin publik [YY96A]. Cryptotrojans dan cryptoworms adalah sama seperti cryptoviruses, kecuali adalah Trojan Horses dan worms. Dari defenisi ini, suatu virus yang menggunakan suatu kunci symmetric dan tidak menggunakan suatu kunci publik  bukanlah suatu cryptovirus ( ini berhubugan dalam kasus dari virus polymorphic).

4.3 Analisis Kriptovirologi
Sebagai suatu percobaan untuk menguraikan secara singkat tentang ancaman dari penyebaran yang cepat dari worms, kita dengan singkat menguraikan suatu studi pada tahun 1996 tentang cryptovirology. Hal itu menggambarkan tentang ilmu membaca sandi, dan menunjukkan aplikasi yang sangat merusak.
Beberapa peneliti melakukan analisis terhadap beberapa virus dengan kemampuan cryptographic selama observasinya. LZR, membantu Informasi Trojan dan KOH sebagai virus yang dengan singkat diamati pada beberapa komputer pada tahun 1994-1996 yang memperlihatkan beberapa karakteristik. Tujuan utama adalah untuk membuat suatu korban bergantung pada virus itu. Mereka menggambarkan suatu ciri-ciri tentang survivabilas yang tinggi dari virus, yang dengan ringkas seperti kita mematikan virus dan menghapus data. Sebagai pendekatan suatu virus yang sangat survivable, para peneliti melihat suatu skenario dimana suatu virus membuat korbannya sangat bergantung pada pembuat virus tersebut. Dengan demikian virus akan mengenkrpsi beberapa data yang sensitip dengan beberapa kunci publik, tetapi tidak berisi suatu kunci private mengatur deskripsinya, oleh karena itu membuat berbagai usaha untuk memulihkan data yang telah diserang dengan melakukan penelitian source codenya akan sia-sia. Pembuat virus akan memegang kunci dari data, untuk memperoleh kendali dari korbannya. Serangan Cryptovirologic memanfaatkan sifat ketergantungan ini kepada pembuat virus. Peneliti mempertimbangkan dua contoh seperti serangan, serangan balik dan suatu informasi pemerasan kepada korbannya.

Dalam suatu pengingkaran serangan balik, virus dilengkapi dengan suatu nomor yang diacak dan suatu penempatan prosedur yang kuat, dan meningkatkan serangan dengan menggunakan sebuah kunci sesi acak KS, dan sebuah inisialisasi vektor acak IV. Suatu cryptographic protokol yang sederhana membentuk basis untuk serangan. Kemudian pesan (message) { Ks,IV } di enkripsi dengan kunci publik dari virus. Pemula, menghasilkan chiper text dalam bahasa C. Berikutnya, virus mengenkripsi data yang ditargetkan pada sistem yang menggunakan Ks,IV, dan sebuah algoritma symmetric. Setalah proses enkripsi sukses, virus akan menimpa data yang asli. Akhirnya, virus meminta korbannya untuk mengendalikan dan mengirimkan chiper text dalam C kepada pembuat virus, memperoleh sebuah versi deskripsi dalam C, dan kembali memperoleh akses kepada data mereka dengan deskripsinya dengan KS, dan IV. Kita catat bahwa serangan ini menjadi lebih efisien dengan file sangat kecil, karena sejak proses enkripsi suatu file besar mungkin mengungkapkan virus itu dan juga mempersulit proses dari pertukaran tersebut.

Bagian yang menarik dari serangan cryptovirologic adalah sebuah informasi yang berisikan pemerasan kepada korban yang diserangnya. Jenis serangan ini berdasarkan pada perdagangan mengakses kepada beberapa target data sebagai pertukaran dengan data lain dimana data tersebut lebih berharga, kepada korban dari pembuat virus untuk mendapatkan suatu pegangan/pedoman. Virus mengenkripsi data yang sensitif/penting pada data korban, dan kemudian mengkalkulasi dengan suatu checksum (kemungkinan sangat besar) file yang ditargetkan oleh penyerang. Setelah itu virus memerintahkan atau meminta untuk pertukaran chiper text C dari serangan yang sebelumnya yang juga berisi cheksum, dan data yang ditargetkan, untuk kunci data korban yang dibajak. Kemudian pembuat virus membandingkan checksum tersebut kepada yang menerima data, dan jika benar-benar data itu adalah data diinginkan, kunci akan dilepaskan dan korban dengan aman memulihkan data tersebut.

Beberapa usulan sebagai tindakan balasan dari serangan worm adalah benar-benar termasuk dalam pekerjaan kita, yaitu melakukan pendeteksian virus tradisional yang aktif dan sering melakukan backup data. Usulan yang lain adalah mengendalikan secara pasti dan tegas terhadap tools cryptographic . Karena termasuk semua tools perlu dengan virus akan membuat virus menjadi besar, tidak efisien, virus benar-benar harus bersandar pada satu membangun ke dalam sistem korban, dan hal tersebut harus dibantah dengan suatu pengendalian seperti mengakses, maka virus dapat dikalahkan.

4.5 Kerusakan dan bahaya yang ditimbulkan kriptovirologi
Mari kita bayangkan suatu superworm cryptovirologic. Bagaimana hal tersebut akan berkombinasi dengan kecepatan perkembangbiakan dari Warhol worm, atau Flash worm, tergantung pada kemampuan dari penciptanya, kemampuan komunikasi dari Curious Yellow, dan dasar cryptographic yang mempunyai maksud untuk mencari keuntungan . Pendeteksian visur aktif tradisional, mengusulkan sebagai satu tindakan balasan, akan bersifat tanpa pengharapan seperti worm, karena sejak diperbahurui dapat di distribusikan dan sistem administrator supaya lebih cepat membersihkan sistem yang mereka gunakan.

Untuk mengatasi akibat serangan dari kriptovirologi ini, maka administrator harus bisa mengatur data / memanajemen data yang penting. Seperti halnya pada serangan virus tradisional, administrator harus menyiapkan tempat untuk back up data. Tanpa kita sadari bahwa niat jahat dari sang pembuat virus, dan niatnya untuk mencari keuntungan dari tindakannya tersebut.

Dari uraian tentang kerja dari kriptovirologi diatas, bukan suatu hal yang tidak mungkin suatu saat nantinya sang pembuat virus akan membajak data-data yang ditargetkannya untuk meminta balasan dari korban. Seperti halnya mafia-mafia/penjahat yang sering melakukan pemeresan kepada korban-korbannya. Misalnya dengan meminta uang tembusan kepada sikorban dengan cara menahan anggota keluarga korban, atau menahan beberapa dokumen-dokumen penting korban. Sang pembuat kriptovirologi selalu membuat daftar listing korban-korban yang akan di bajak. Umumnya yang diserang adalah perusahaan-perusahaan yang mempunyai data-data penting. Misalnya perusahaan perbankan, perusahaan property, perusahaan asuransi, dan lain-lain.

Sebagai tindakan balasannya, bahwa pencegahan itu lebih baik daripada pengobatan. Jadi lebih baik kita mewaspadai terhadap serangan-serangan yang membahayakan.

PENGENALAN VIRUS KOMPUTER


2.1. Sejarah Virus Komputer
Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada
tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.


2.2. Pengertian Virus Komputer
Istilah virus komputer tak asing lagi bagi kalangan pengguna komputer saat ini. Padahal, sekitar 12 tahun yang lalu, istilah ini telah dikenal oleh masyarakat pengguna komputer. Baru pada tahun 1988, muncul artikel-artikel di media massa yang dengan gencar memberitakan mengenai ancaman baru bagi para pemakai komputer yang kemudian dikenal dengan sebutan ‘virus komputer’. Virus yang terdapat pada komputer hanyalah berupa program biasa, sebagaimana layaknya program-program lain. Tetapi terdapat perbedaan yang sangat mendasar pada virus komputer dan program lainnya. Virus dibuat oleh seseorang dengan tujuan yang bermacam-macam, tetapi umumnya para pembuat virus hanyalah ingin mengejar popularitas dan juga hanya demi kesenangan semata. Tetapi apabila seseorang membuat virus dengan tujuan merusak maka tentu saja
akan mengacaukan komputer yang ditularinya.


2.3. Kemampuan Dasar Virus Komputer 
Definisi umum virus komputer adalah program komputer yang biasanya berukuran kecil yang dapat meyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer dan memiliki beberapa kemampuan dasar, diantaranya adalah :
v  Kemampuan untuk memperbanyak diri
Yakni kemampuan untuk membuat duplikat dirinya pada file-file atau disk-disk yang belum ditularinya, sehingga lama-kelamaan wilayah penyebarannya semakin luas.
v  Kemampuan untuk menyembunyikan diri
Yakni kemampuan untuk menyembunyikan dirinya dari perhatian user, antara lain dengan cara-cara berikut :
a. Menghadang keluaran ke layar selama virus bekerja, sehingga pekerjaan virus tak tampak oleh user.
b. Program virus ditempatkan diluar track2 yang dibuat DOS (misalkan track 41)
c. Ukuran virus dibuat sekecil mungkin sehingga tidak menarik kecurigaan.
v  Kemampuan untuk mengadakan manipulasi
Sebenarnya rutin manipulasi tak terlalu penting. Tetapi inilah yang sering mengganggu. Biasanya rutin ini dibuat untuk :
a. Membuat tampilan atau pesan yang menggangu pada layer monitor
b. Mengganti volume label disket
c. Merusak struktur disk, menghapus file-file
d. Mengacaukan kerja alat-alat I/O, seperti keyboard dan printer
v  Kemampuan untuk mendapatkan informasi
Yakni kemampuan untuk mendapatkan informasi tentang struktur media penyimpanan seperti letak boot record asli, letak table partisi, letak FAT3, posisi suatu file, dan sebagainya.
v  Kemampuan untuk memeriksa keberadaan dirinya
Sebelum menyusipi suati file virus memeriksa keberadaan dirinya dalam file itu dengan mencari ID (tanda pengenal) dirinya di dalam file itu. File yang belum tertular suatu virus tentunya tidak mengandung ID dari virus yang bersangkutan. Kemampuan ini mencegah penyusupan yang berkali-kali pada suatu file yang sama.


2.4 Jenis-jenis virus komputer
Berikut ini akan dibahas jenis-jenis virus yang penulis simpulkan dari berbagai sumber, baik sumber pustaka maupun sumber dari internet.
  
2.4.1 Berdasarkan Teknik Pembuatannya
a. Virus yang dibuat dengan compiler
Adalah virus yang dapat dieksekusi karena merupakan virus yang telah di compile sehingga menjadi dapat dieksekusi langsung. Virus jenis ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan sampai sekarang terus berkembang pesat. Biasanya virus jenis ini dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang disebut dengan assembler, karena dengan menggunakan assembler program yang dihasilkan lebih kecil dan cepat, sehingga sangat cocok untuk membuat virus. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk membuat virus dengan menggunakan bahasa pemrograman lainnya seperti C dan Pascal baik dilingkungan DOS maupun Windows .
Mungkin virus jenis ini adalah virus yang paling sulit untuk dibuat tetapi karena dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman dan berbentuk bahasa mesin maka keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.

b. Virus Macro
Banyak orang salah kaprah dengan jenis virus ini, mereka menganggap bahwa virus Macro adalah virus yang terdapat pada program Microsoft Word. Memang hampir seluruh virus Macro yang ditemui merupakan virus Microsoft Word. Sebenarnya virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowePoint, Corel WordPerfect, dan sebagainya. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi
aplikasi tersebut. Sayangnya fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat-pembuat virus untuk membuat virus didalam aplikasi tersebut. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.

c. Virus Script/ Batch
Pada awalnya virus ini lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang terdapat pada DOS, sekarang hal ini telah berganti menjadi script. Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.


2.4.2 Berdasarkan yang dilakukan
a. Virus Boot Sector
Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menularkan virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.

b. Virus File
Virus file merupakan virus yang memafaatkan suatu file yang dapat diproses langsung pada editor DOS, seperti file berekstensi COM, EXE, beberapa file overlay, dan file BATCH. Virus umumnya tidak memiliki kemampuan untuk menyerang di semua file tersebut. Virus file juga dikelompokkan berdasarkan dapat atau tidaknya tingga di memory.

c. Virus System
Virus sistem merupakan virus yang memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Contohnya adalah file dengan berekstensi SYS, file IBMBIO.COM, IBMDOS.COM, atau COMMAND.COM.

d. Virus Hybrid
Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.

e. Virus Registry WIndows
Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software. Sehingga setiap kali kita menjalankan Windows maka virus akan dijalankan oleh registry tersebut.

f. Virus Program Aplikasi
Virus ini merupakan virus Macro, menginfeksi pada data suatu program aplikasi tertentu. Virus ini baru akan beraksi apabila kita menjalankan program aplikasi tersebut dan membuka data yang mengandung virus.


2.4.3 Berdasarkan media penyebarannya
a. Penyebaran dengan media fisik
Media yang dimaksudkan bisa dengan disket, CD-ROM (Compact Disc Read Only Memory), harddisk, dan sebagainya. Untuk CD-ROM, walaupun media ini tidak dapat dibaca tetapi ada kemungkinan suatu CD-ROM mengandung virus tertentu, walaupun kemungkinannya kecil, tetapi seiring dengan berkembangnya alat CD-R/CD-RW yang beredar dipasaran maka kemungkinan adanya virus didalam CD-ROM akan bertambah pula. Untuk saat ini virus jenis ini yang menjadi dominan dari seluruh virus yang ada. Virus ini akan menular pada komputer yang masih belum tertular apabila terjadi pengaksesan pada file/media yang mengandung virus yang diikuti dengan pengaksesan file/media yang masih bersih, dapat juga dengan mengakes file/media yang masih bersih sedangkan di memori komputer terdapat virus yang aktif.

b. Penyebaran dengan Media Internet
Akhir-akhir ini virus yang menyebar dengan media sudah semakin banyak, virus ini biasanya menyebar lewat e-mail ataupun pada saat kita mendownload suatu file yang mengandung virus. Juga ada beberapa virus yang secara otomatis akan menyebarkan dirinya lewat e-mail apabila komputer memiliki hubungan ke jalur internet.

PROGRAM ENKRIPSI PENAMBAHAN SEBANYAK 13

Program Aplikasi Enkripsi Kata ini dibuat dengan menggunakan Bahasa Pemrograman C, program sederhana ini befungsi sebagai pengenkripsi penambahan sebanyak 13. Dalam Aplikasi tersebut masih banyak kekurangan-kurangannya, seperti tidak dapat menggunakan spasi dan charakter seperti         ” !@#$%^&*()_+|\=-][}{’;:”/?.>,< ” tidak akan terenkripsi. Batas maksimum dari panjang kata yang akan dienkripsi adalah 117 karakter/huruf, bila melebihi maka batas tersebut maka otomatis kata tidak akan dapat di inputkan lagi. Bila menggunkan spasi maka kata yang akan terenkripsi adalah kata yang berada sebelum spasi


ini adalah source codenya:



#include
void enkripsi (char *);

main()
{
  char kode;
  printf ("+-----------------------------------------------+\n");
  printf ("| Program Enkripsi Created By: ImDonDiremiren   |\n");
  printf ("|                                               |\n");
  printf ("| Ket: 'Program ini dapat berjalan dengan baik  |\n");
  printf ("|       Bila kata yang anda masukkan tidak ada  |\n");
  printf ("|       spasi atau bila menggunakan tanda spasi |\n");
  printf ("|       Gunakan saja underscore.                |\n");
  printf ("|       Dan Untuk Charakter(1,@,*,^,&,..) tidak |\n");
  printf ("|       akan terenkripsi'                       |\n");
  printf ("|                                               |\n");
  printf ("| V.1.03                                        |\n");
  printf ("+-----------------------------------------------+\n");
  printf ("\n");
  printf ("\n");
  printf ("Masukkan Kata Yang Akan di Enkripsi = ");
  scanf  ("%s", kode);
  enkripsi (kode);
  printf ("Hasil Enkripsi Penambahan 13 adalah = %s\n", kode);
  getch();
  return 0;
}
void enkripsi (char *s)
{
  while (*s != '\0')
   {
     if (*s>='a' && *s<='m')
     {
      *s += 13;
      ++s;
     }
     if (*s>='n' && *s<='z')
     {
      *s -=13;
      ++s;
     }
     if (*s>='A' && *s<='M')
     {
      *s +=13;
      ++s;
     }
     if (*s>='N' && *s<='Z')
     {
      *s -=13;
      ++s;
     }
     if (*s>='!' && *s<='@')
     {
      *s +=0;
      ++s;
     }
     if (*s>='[' && *s<='`')
     {
      *s +=0;
      ++s;
     }
     if (*s>='{' && *s<='~')
     {
     *s +=0;
     ++s;
     }
   }
}

Bila anda menginputkan kata "rahasia" maka output yang didapat adalah "enunfvn".

 
Design by Automotive | Bloggerized by Free Blogger Templates | Hot Deal